Wednesday, January 13, 2016

Inilah Pengertian dan Penjelasan dari MySQL dan Trigger


Di artikel ini saya akan membahas tentang pengertian MySQL dan pengertian Trigger sebagai persiapan untuk pembahasan mengenai Membuat Sms Gateway Layanan Pengaduan dengan Gammu yang sebelumnya telah dibahas tentang pengertian dari Gammu. 

Pada pembahasan  Membuat Sms Gateway Layanan Pengaduan dengan Gammu saya masih menggunakan MySQL, dan untuk saat ini silahkan anda sesuaikan apabila anda ingin menggunakan Database dari MariaDB 
Artikel Terkait: 

Pengertian MySQL 

MySQL adalah suatu perangkat lunak database relasi (Relational Database Management System atau RDBMS), seperti halnya ORACLE, Postgresql, MS SQL, dan sebagainya. MySQL AB menyebut produknya sebagai database open source terpopuler di dunia. Berdasarkan riset dinyatakan bahwa MySQL adalah yang terbaik di platform Web, dan baik untuk kategori open source maupun umum, MySQL adalah database yang paling banyak dipakai. Menurut perusahaan pengembangnya, MySQL telah terpasang di sekitar 3 juta komputer. Puluhan hingga ratusan ribu situs mengandalkan MySQL bekerja siang malam memompa data bagi para pengunjungnya. 

Fitur MySQL

Kalau di seri 3.22 MySQL mulai diadopsi banyak orang dan meningkat populasi penggunanya, maka di seri 3.23 dan 4.0-lah terjadi banyak peningkatan dari sisi teknologi. Ini tidak terlepas dari tuntutan pemakai yang semakin mengandalkan MySQL, namun membutuhkan fitur-fitur yang lebih banyak lagi.

Seri 3.23. Di seri 3.23 MySQL menambahkan tiga jenis tabel baru: pertama MyISAM, yang sampai sekarang menjadi tipe tabel default; kedua BerkeleyDB, yang pertama kali menambahkan kemampuan transaksi pada MySQL; dan ketiga InnoDB, primadona baru yang potensial.

Seri 4.x. Di seri yang baru berjalan hingga 4.0 tahap alfa ini, pengembang MySQL berjanji akan menjadikan MySQL satu derajat lebih tinggi lagi. Fitur-fitur yang sejak dulu diminta akan dikabulkan, seperti subselek (di 4.1), union (4.0), foreign key constraint (4.0 atau 4.1—meski InnoDB sudah menyediakan ini di 3.23.x), stored procedure (4.1), view (4.2), cursor (4.1 atau 4.2), trigger (4.1). MySQL AB tetap berdedikasi mengembangkan dan memperbaiki MySQL, serta mempertahankan MySQL sebagai database open source terpopuler.

Keunggulan MySQL

Penyebab utama MySQL begitu popular di kalangan Web adalah karena ia memang cocok bekerja di lingkungan tersebut. Pertama, MySQL tersedia di berbagai platform Linux dan berbagai varian Unix. Sesuatu yang tidak dimiliki Access, padahal Access amat populer di platform Windows. Banyak server Web berbasiskan Unix, ini menjadikan Access otomatis tidak dapat dipakai karena ia pun tidak memiliki kemampuan client-server/networking.

Kedua, fitur-fitur yang dimiliki MySQL memang yang biasanya banyak dibutuhkan dalam aplikasi Web. Misalnya, klausa LIMIT SQL-nya, praktis untuk melakukan paging. Atau jenis indeks field FULLTEXT, untuk full text searching. Atau sebutlah kekayaaan fungsi-fungsi builtinnya, mulai dari memformat dan memanipulasi tanggal, mengolah string, regex, enkripsi dan hashing. Yang terakhir misalnya, praktis untuk melakukan penyimpanan password anggota situs.

Ketiga, MySQL memiliki overhead koneksi yang rendah. Soal kecepatan melakukan transaksi atau kinerja di kondisi load tinggi mungkin bisa diperdebatkan dengan berbagai benchmark berbeda, tapi kalau soal yang satu ini MySQL-lah juaranya. Karakteristik ini membuat MySQL cocok bekerja dengan aplikasi CGI, di mana di setiap request skrip akan melakukan koneksi, mengirimkan satu atau lebih perintah SQL, lalu memutuskan koneksi lagi. Cobalah melakukan hal ini dengan Interbase atau bahkan Oracle. Maka dengan load beberapa request per detik saja server Web/database Anda mungkin akan segera menyerah karena tidak bisa mengimbangi beban ini. 

Pengertian Triggers

Trigger adalah sebuah Script MySQL Command yang memicu suatu kejadian dalam database MySQL berupa aksi insert, update dan delete setelah syarat tertentu. Lokasi penulisan Trigger adalah di dalam database yang bersangkutan, dan Trigger tidak ditempatkan di php script. Hasil penulisan dari sebuah Trigger akan menimbulkan efek manipulasi database secara otomatis sesuai dengan yang kita inginkan. Misalnya, setelah insert pada tabel_a dan kolom a1 maka akan otomatis insert pada tabel_b pada kolom b1. Begitu pula untuk aksi update dan delete.

Syntax Umum Triger

create
    [definer = { user | current_user }]
    trigger trigger_name trigger_time trigger_event
    on tbl_name for each row trigger_stmt

Keterangan

  1. definer menunjukkan nama user yang mempunyai hak akses untuk mengakses triger.
  2. Triger_time menunjukkan saat triger tersebut dijalankan. Terdiri dari Before atau After
  3. Triger_time menandakan saat keadaan bagaimana triger tersebut aktif. Terdiri dari
    • Insert : Triger aktif saat baris baru dimasukkan ke dalam tabel
    • Update : Triger aktif saat ada baris diperbaharui dimasukkan di dalam tabel
    • Delete :Triger aktif saat baris dihapus dalam tabel


Contoh Trigers

create table test1(a1 int);
create table test2(a2 int);
create table test3(a3 int not null auto_increment primary key);
create table test4(
               a4 int not null auto_increment primary key,
                b4 int default 0
               );
delimiter |
create trigger testref before insert on test1
    for each row begin
               insert into test2 set a2 = new.a1;
               delete from test3 where a3 = new.a1;
               update test4 set b4 = b4 + 1 where a4 = new.a1;
  end;
|delimiter ;
insert into test3 (a3) values
  (null), (null), (null), (null), (null),
  (null), (null), (null), (null), (null);
insert into test4 (a4) values
  (0), (0), (0), (0), (0), (0), (0), (0), (0), (0);
Silakan masukkan nilai ke test1
mysql> insert into test1 values  
    -> (1), (3), (1), (7), (1), (8), (4), (4);
Query OK, 8 rows affected (0.01 sec)
Records: 8  Duplicates: 0  Warnings: 0
Hasilnya, data pada ke-empat table akan terlihat:
mysql> select * from test1;
+------+
| a1   |
+------+
|    1 |
|    3 |
|    1 |
|    7 |
|    1 |
|    8 |
|    4 |
|    4 |
+------+
8 rows in set (0.00 sec)

mysql> select * from test2;
+------+
| a2   |
+------+
|    1 |
|    3 |
|    1 |
|    7 |
|    1 |
|    8 |
|    4 |
|    4 |
+------+
8 rows in set (0.00 sec)

mysql> select * from test3;
+----+
| a3 |
+----+
|  2 |
|  5 |
|  6 |
|  9 |
| 10 |
+----+
5 rows in set (0.00 sec)

mysql> select * from test4;
+----+------+
| a4 | b4   |
+----+------+
|  1 |    3 |
|  2 |    0 |
|  3 |    1 |
|  4 |    2 |
|  5 |    0 |
|  6 |    0 |
|  7 |    1 |
|  8 |    1 |
|  9 |    0 |
| 10 |    0 |
+----+------+
10 rows in set (0.00 sec)


Emoticon Emoticon