Friday, March 04, 2016

Aplikasi Pengontrol Lampu Via SMS melalui Port Printer Komputer Usang


Dalam artikel ini akan dibahas mengenai pengendalian lampu rumah via SMS dengan memanfaatkan port printer atau parallel port pada komputer, dalam proyek ini saya menggunakan linux sebagai sistem operasinya.

Linux yang digunakan adalah linux Ubuntu dengan pertimbangan sistem operasi ini sudah sangat mudah untuk di operasikan, dan dengan pertimbangan yang lain yaitu karena nantinya saya akan menggunakan kannel sebagai SMS gatewaynya, karena kannel hanya akan berjalan dengan baik dalam sistem operasi linux walaupun juga dapat berjalan dalam sistem operasi windows namun via cygwin yang tentunya kinerjanya akan kurang begitu bagus.

Disini kannel akan berperan untuk memanggil program pengendali yang ditulis dengan menggunakan bahasa C. Program pengendali tersebut berfungsi untuk mengendalikan port printer atau parallel port untuk menghidupkan dan memadamkan lampu. 

Sebagai penghubung atau redirect antara kannel dan program pengendali, nantinya akan digunakan sedikit sintak bahasa pemrograman PHP yang tentunya akan berjalan melalui sebuah Webserver. Dalam pemrograman PHP, nantinya yang akan digunakan adalah fungsi php exec() yang berfungsi untuk memanggil atau mengeksekusi sebuah program diluar PHP.

Program pengendali yang digunakan adalah sistem switch on/off sederhana dengan menggunakan relay, dimana relay ini yang akan dikontrol oleh program melalui Parallel Port komputer. Parallel Port yang digunakan adalah Parallel Port standar untuk printer atau dalam mode SPP (Standart Parallel Port).

Aplikasi Pengontrol Lampu Rumah Via SMS melalui Port Printer Komputer

Selanjutnya akan dilakukan implementasi terhadap Program Pengendali yang pernah dibuat sebelumnya. Tahapan ini dilakukan setelah perancangan selesai dilakukan dan selanjutnya akan diimplementasikan pada sebuah prototype lampu rumah. Setelah implementasi maka dilakukan pengujian dan akan dilihat kekurangan-kekurangan pada aplikasi yang baru untuk pengembangan sistem selanjutnya.

Artikel Terkait:Membuat Aplikasi Pengontrol Lampu Rumah Melalui Port Printer KomputerMembuat Sms Gateway dengan Gammu untuk Layanan PengaduanPenjelasan Lengkap Tentang Gammu SMS GatewayPenjelasan lengkap tentang SMS Gateway

Implementasi


Setelah sistem dianalisis dan didesain secara rinci, maka akan menuju tahap implementasi. Implementasi sistem merupakan tahap meletakkan sistem sehingga siap untuk dioperasikan. Implementasi bertujuan untuk menerapkan modul-modul perancangan, sehingga dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Batasan


Aplikasi Kendali Lampu Rumah Via SMS dengan Memanfaatkan Port Printer pada Komputer ini memiliki batasan-batasan yaitu:
  • Aplikasi ini hanya akan dapat berjalan apabila komputer yang digunakan tetap dalam keadaan menyala. 
  • Komputer menggunakan port paralel (LPT1) untuk pengiriman data. 
  • Menggunakan Linux (Ubuntu)sebagai sistem operasinya. 
  • Menggunakan kannel sebagai Gatewaynya. 
  • Handphone yang digunakan sebagai modem GSM adalah Siemens C75. 
  • Perangkat keras yang digunakan untuk melakukan koneksi antara handphone dan komputer menggunakan kabel data DCA-510. 
  • Bahasa pemrograman yang dipakai adalah Bahasa C dan melibatkan bahasa pemrograman PHP untuk menghubungkan antara program yang dibuat dengan Kannel sebagai SMS Gatewaynya. 
Perakitan atau pemasangan antar komponen mutlak diperlukan untuk melakukan implementasi dari program pengendali lampu rumah via SMS ini agar dapat digunakan. Yaitu dengan menghubungkan antara relay board ke komputer parallel port dan relay board ke lampu rumah yang akan diimplementasikan dalam sebuah prototype atau simulasi dari lampu rumah.

Baca:Pengertian Relay dan Relay BoardPengertian Parallel Port/Port Printer

Kebutuhan Perangkat Keras


Perangkat keras atau Hardware yang dibutuhkan dalam project ini adalah:

  • Satu unit komputer dengan Parallel Port atau port printer DB25 Female.
  • Relay Board v2.0 dan Power Supply 12 V.
  • Lampu bohlam dan perangkatnya.
  • Modem yang saya pakai yaitu Handphone Siemens C75 dan Kabel Data DCA-510 (bisa menggunakan modem GSM lainya dan tentunya konfigurasinya harus disesuaikan).
  • SIM Card yang masih Aktif.

Kebutuhan Perangkat Lunak


Perangkat lunak yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
  • Linux Ubuntu sebagai Sistem Operasi yang digunakan untuk menjalankan aplikasi. 
  • gateway-1.4.3.tar.gz atau kannel sebagai SMS gateway. 
  • libxml2-2.7.6.tar.gz sebagai library yang dibutuhkan oleh kannel agar dapat berjalan. 
  • Webserver, disini saya menggunakan xampp-linux-1.7.tar.gz atau dikenal juga dengan nama Lampp (Linux Apache MySql PHP Perl). 
  • Gcc sebagai compiler bahasa pemrograman C yang dipakai untuk membangun aplikasi ini.

Adapun tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut:


  • Hubungkan Relay Board v2.0 dengan parallel port dengan menghubungkan INPUT HEADER ke konektor DB-25 male untuk kemudian dihubungkan dengan DB-25 female pada komputer dimana pin 1 dari INPUT HEADER dihubungkan dengan sinyal ground dari parallel port yaitu antara pin 18 sampai dengan pin 25 DB-25 male, kemudian pin 3 sampai 10 pada INPUT HEADER dihubungkan dengan pin 2 sampai 9 DB-25 male
Koneksi INPUT HEADER Ke DB-25
Gambar Koneksi INPUT HEADER Ke DB-25
  • Hubungkan Relay Board v2.0 dengan lampu bohlam dimana satu kabel dari catu daya terhubung ke lampu, dan satu kabel lagi terhubung ke konektor common (COM) dari relay, kemudian dari konektor normally open (NO) menuju ke lampu.
Relay ke Lampu
Gambar Relay ke Lampu
  • Hubungkan sumber catu daya yang diperoleh dari power supply 12 volt untuk VRELAY pada Relay Board v2.0.
Rangkaian Hardware Setelah Jadi
Gambar Rangkaian Hardware Setelah Jadi

Kompilasi dan Penginstalan Program Pengontrol


Program pengontrol adalah program utama yang berfungsi untuk mengontrol port printer sehingga dapat menghidupkan dan memadamkan lampu. Setelah kode program selesai ditulis, kini saatnya untuk mengkompilasi agar program dapat dijalankan. Kode dari program tersebut sudah dijelaskan dalam artikel sebelumnya, adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
  • Simpan program tersebut dengan nama relay.c 
  • Menggunakan shell atau terminal masuk kedalam direktori dimana relay.c berada, kemudian untuk mengkompilasinya gunakan perintah gcc -O relay.c -o relay kemudian akan muncul file baru dengan nama relay.
Kompilasi Program
Gambar Kompilasi Program

  • Untuk menjalankanya, gunakan perintah #./path/to/relay dimana /path/to diganti dengan direktori dimana relay berada. 
  • Akan sangat merepotkan jika setiap ingin menjalankan program tersebut kita harus berada didalam direktori dimana relay berada ataupun menjalankanya dengan perintah ./path/to/relay, untuk mengatasinya, copy program tersebut ke dalam direktori /usr/sbin dengan perintah #cp relay /usr/sbin. 
  • Sekarang kita bisa menjalankanya hanya dengan perintah #relay. 
  • Agar program dapat dijalankan oleh user biasa termasuk nanti ketika dipanggil via webserver dengan menggunakan SMS, gunakan perintah #chmod +s dan kita dapat menjalankanya tanpa masalah.

    Penginstalan Gateway Kannel


    Disini akan dijelaskan langkah-langkah dalam memasang kannel sebagai SMS gateway. Ketika kannel diinstal, kita akan mendapat pesan error bahwa kannel membutuhkan file libxml2 atau dikenal dengan Gnome XML, yang mana dalam defaultnya di ubuntu belum menyertakan file tersebut. Kita bisa mendapatkannya dengan menginstall libxml2-2.7.6.tar.gz yang bisa diunduh dari alamat http://xmlsoft.org/xml.html.

    Kemudian install file tersebut dengan cara berikut ini:
    1. Ekstrak file tersebut dengan perintah #tar --zxvf libxml2-2.7.6.tar.gz –C /tmp
    2. Kemudian masuk ke direktori /tmp, #cd /tmp. 
    3. Selanjutnya lakukan #./configure, lalu #make, kemudian install dengan perintah #make install.
    Setelah libxml2 terinstall, sekarang saatnya untuk menginstal kannel dengan langkah yang sama seperti pada penginstalan libxml2 diatas. Namun saya akan menginstall kannel dalam direktori sendiri agar mudah dalam pemakaiannya.

    Dalam tahap ./configure tampahkan opsi --prefix=/program/gateway namun sebelumnya buat dahulu direktori /program/gateway dengan perintah #mkdir /program && mkdir /program/gateway.

    Konfigurasi Kannel


    File konfigurasi kannel pada umumnya disebut dengan kannel.conf yang terletak di direktori yang sama dengan file binary kannel setelah kannel terinstal. Namun tidak menjadi masalah jika file kannel.conf akan ditempatkan dimanapun asal dalam menjalankannya nanti kita sertakan path menuju direktori kannel.conf  berada.

    Selanjutnya lakukan konfigurasi file kannel.conf dalam direktori dimana binary kannel berada, #gedit /program/gateway/sbin/kannel.conf perintah tersebut akan membuka editor gedit serta otomatis membuat file kannel.conf dalam direktori /program/gateway/sbin/ dan isilah file tersebut dengan kode berikut ini:

    ##########KANNEL CONF###########
    group = core
    admin-port = 13000
    smsbox-port = 13001
    admin-password = bar
    log-file = "/tmp/kannel.log"
    log-level = 1
    #box-deny-ip = "*.*.*.*"
    box-allow-ip = "127.0.0.1"
    
    group = smsc
    smsc = at
    smsc-id = siemensC75
    modemtype = generic
    device = /dev/ttyUSB0
    sms-center = +62855000000
    #sms-center = +6281100000
    speed = 115200
    keepalive = 0
    sim-buffering = false
    
    group = smsbox
    bearerbox-host = localhost
    sendsms-port = 13013
    global-sender = 13013
    sendsms-chars = "0123456789+"
    log-file = "/tmp/smsbox.log"
    
    group = sendsms-user
    username = tester
    password = foobar
    user-allow-ip = "127.0.0.1"
    
    group = modems
    id = generic
    name = "Siemens C75"
    detect-string = "SIEMENS"
    detect-string2 = "C75"
    init-string = "AT+CNMI=1,2,2,2,1"
    keepalive-cmd = "AT+CBC;+CSQ"
    speed = 115200
    enable-hwhs = "AT\\Q3"
    need-sleep = true
    message-storage = "SM"
    
    group = sms-service
    keyword = default
    text = "Salah Nulis Perintah Bro... Caranya, ketik INFO kirim ke nomer ini"
    max-messages = 0
    
    group = sms-service
    keyword = INFO
    text = "Perintah yang tersedia RELAY | INFO | HELP"
    max-messages = 0
    
    group = sms-service
    keyword = HELP
    text = "Ketik RELAY<spasi>1-8<spasi>ON atau ketik RELAY<spasi>OFF"
    max-messages = 0
    
    ##########RELAY ON###########
    group = sms-service
    keyword = ON
    assume-plain-text = true
    catch-all = true
    get-url = "http://127.0.0.1/relay/proses.php?io=on&nilai=%S"
    max-messages = 1
    ###########RELAY OFF###########
    group = sms-service
    keyword = OFF
    assume-plain-text = true
    catch-all = true
    get-url = ""http://127.0.0.1/relay/proses.php?io=off&nilai=%S"
    max-messages = 1
    ###### MANUAL #######
    group = sms-service
    keyword = MANUAL
    assume-plain-text = true
    catch-all = true
    get-url = "http://127.0.0.1/relay/value.php?io=%S"
    max-messages = 1
    ###### STATUS #######
    group = sms-service
    keyword = STATUS
    assume-plain-text = true
    catch-all = true
    get-url = "http://127.0.0.1/relay/proses.php?io=status"
    max-messages = 1

    Pada konfigurasi diatas mendefinisikan beberapa grup, yaitu:
    • Group core adalah inti dari konfigurasi dan harus ada, yang terpenting dalam bagian ini adalah pada admin-port, smsbox-port, admin-password, dan log-file yaitu tempat file log dari kannel berada, bisa ditempatkan disembarang tempat. Kemudian box-allow-ip yaitu ip address yang diijinkan untuk di akses oleh kannel, dalam hal ini saya menggunakan localhost atau pada alamat 127.0.0.1
    • Group smsc pada bagian ini terdiri dari smsc = at, yaitu karena jenis modem yang saya gunakan adalah bermode at atau menggunakan AT-COMMAND, terdapat juga mode fbus untuk modem jenis handphone Nokia. Kemudian pada device yaitu alamat dimana modem kita terdeteksi oleh komputer, dalam hal ini pada modem yang saya pakai terdeteksi di /dev/ttyUSB0. Lalu pada sms-center adalah sms center dari kartu GSM yang kita pakai. Kemudian pada speed adalah baudrate atau kecepatan dari modem yang digunakan.
    • Group smsbox dan wapbox untuk wapbox tidak kita gunakan karena dalam proyek ini kannel hanya difungsikan sebagai SMS gateway saja. Dalam bagian smsbox mendefinisikan bearerbox-host yang digunakan yaitu localhost, kemudian sendsms-port, dan log-file yang fungsinya sama seperti konfigurasi pada group core.
    • Group sendsms-user dalam bagian ini berisi username dan password dan terdapat juga user-allow-ip yang fungsinya hampir sama seperti box-allow-ip pada group core.
    • Group modems pada bagian ini adalah konfigurasi terhadap modem yang digunakan, dan bagian yang terpenting adalah pada init-string, disini saya gunakan init-string = "AT+CNMI=1,2,2,2,1" untuk modem yang saya pakai yaitu handphone Siemens C75.
    • Group sms-service dalam bagian ini adalah konfigurasi terhadap kata kunci atau keyword yang digunakan, sebagai contoh RELAY 8 ON. Kemudian pada assume-plain-text dan catch-all membuat kannel membaca seluruh kata kunci pada keyword, karena pada defaultnya kannel hanya akan membaca kata kunci pertama sebelum spasi. Kemudian max-messages adalah jumlah pesan yang akan diproses oleh kannel untuk dilakukan proses auto reply dengan kata yang sudah di definisikan pada bagian text. Lalu pada fungsi get-url, selain terdapat fungsi auto reply yang akan membalas dengan kata yang didefinisikan tadi dalam bagian text, kannel juga bisa menjalankan sebuah URL melalui webserver. Dengan fungsi inilah nanti kannel akan memanggil program yang dibuat untuk mengontrol parallel port dan akan menyalakan lampu.
    Disinilah peran kannel. Dia berfungsi sebagai jembatan. Ketika user mengirimkan kode tertentu dalam SMS mereka, menuju ke nomor khusus yang telah disediakan, maka kannel secara otomatis akan meredirect request ini, untuk menjalankan skrip PHP dalam URL yang telah ditentukan tadi dalam kannel.conf yang akan menjalankan program untuk mengontrol sebuah parallel port yang nantinya akan menghidupkan dan memadamkan lampu.
    Kemudian untuk menjalankan kannel kita memerlukan beberapa langkah yaitu:
    • Hubungkan handphone atau modem dengan komputer menggunakan kabel data DCA-510
    • Jalankan bearerbox terlebih dahulu didalam direktori /program/gateway/sbin dengan perintah #./bearerbox kannel.conf. setelah muncul tulisan sampai “AT SMSC opened successfully” berarti bearerbox telah berhasil berjalan.
    Menjalankan Bearerbox
    Gambar Menjalankan Bearerbox
    • Kemudian jalankan smsbox untuk mengaktifkan fungsi SMS gateway dengan perintah yang sama yaitu #./smsbox kannel.conf.
    • Kata kunci atau keyword yang digunakan untuk menjalankan program pengontrol agar dapat menghidupkan dan memadamkan lampu melalui SMS adalah sebagai berikut:
    Tabel Daftar Keyword yang Digunakan:
    Kata Kunci
    Jawaban
    Fungsi
    DEFAULT
    Salah Nulis Perintah Bro... Caranya, ketik INFO kirim ke nomer ini
    Menjawab SMS masuk yang menggunakan keyword selain yang didefinisikan dalam kannel.conf
    INFO
    Perintah yang tersedia RELAY | INFO | HELP
    Memperoleh info tentang keyword apa saja yang tersedia
    HELP
    Ketik ON/OFF<spasi>1-8
    Memperoleh info tentang penggunaan keyword RELAY
    ON ALL
    Semua Lampu Menyala
    Menghidupkan semua lampu
    ON 1
    Lampu 1 Menyala
    Menghidupkan relay atau lampu 1
    ON 2
    Lampu 2 Menyala
    Menghidupkan relay atau lampu 2
    ON 3
    Lampu 3 Menyala
    Menghidupkan relay atau lampu 3
    ON 4
    Lampu 4 Menyala
    Menghidupkan relay atau lampu 4
    ON 5
    Lampu 5 Menyala
    Menghidupkan relay atau lampu 5
    ON 6
    Lampu 6 Menyala
    Menghidupkan relay atau lampu 6
    ON 7
    Lampu 7 Menyala
    Menghidupkan relay atau lampu 7
    ON 8
    Lampu 8 Menyala
    Menghidupkan relay atau lampu 8
    OFF ALL
    Semua Lampu Mati
    Memadamkan semua lampu
    OFF 1
    Lampu 1 Mati
    Memadamkan relay atau lampu 1
    OFF 2
    Lampu 2 Mati
    Memadamkan relay atau lampu 2
    OFF 3
    Lampu 3 Mati
    Memadamkan relay atau lampu 3
    OFF 4
    Lampu 4 Mati
    Memadamkan relay atau lampu 4
    OFF 5
    Lampu 5 Mati
    Memadamkan relay atau lampu 5
    OFF 6
    Lampu 6 Mati
    Memadamkan relay atau lampu 6
    OFF 7
    Lampu 7 Mati
    Memadamkan relay atau lampu 7
    OFF 8
    Lampu 8 Mati
    Memadamkan relay atau lampu 8

    Penginstalan Webserver Apache


    Pada bagian ini akan dijelaskan langkah demi langkah dalam penginstalan Webserver Apache yaitu xampp-linux-1.7.tar.gz. Proses instalasinya sangatlah mudah, yaitu cukup ekstrak file tersebut dengan perintah #tar --zxvf xampp-linux-1.7.tar.gz -C /opt dan lampp akan terinstal di /opt. kemudian untuk menjalankanya ketikkan perintah #/opt/lampp/lampp (start/stop/restart) dan jalankan http://localhost dalam browser untuk mencobanya.

    Seperti dalam penjelasan sebelumnya yaitu kannel akan menjalankan sebuah skrip PHP yang akan menjalankan program pengontrol, dan Berikut kode program tersebut:

    <?php
    $cmd = fopen("/opt/lampp/htdocs/relay/status.txt","r");
    $hasil = fread($cmd,filesize("/opt/lampp/htdocs/relay/status.txt"));
    fclose($cmd);
    $hasil_angka = 0;
    $hasil_angka = $hasil;
    if ($_GET['io']=='on'){
        if ($_GET['nilai']=='all'){
            exec('relay 255');
            $cmd = fopen("/opt/lampp/htdocs/relay/status.txt","w");
            fwrite($cmd,255);
            fclose($cmd);
            echo 'Semua Lampu Menyala';
        } else {
            $nilai=exp(($_GET['nilai']-1)*log(2));
            $hasil_akhir = $nilai+$hasil_angka;
            exec('relay '.$hasil_akhir);
            $cmd = fopen("/opt/lampp/htdocs/relay/status.txt","w");
            fwrite($cmd,$hasil_akhir);
            fclose($cmd);
            echo 'Lampu '.$_GET['nilai'].' Menyala'; }
    }else if ($_GET['io']=='off'){
        if ($_GET['nilai']=='all'){
            exec('relay 0');
            $cmd = fopen("/opt/lampp/htdocs/relay/status.txt","w");
            fwrite($cmd,0);
            fclose($cmd);
            echo 'Semua Lampu Mati';
        } else {
            $nilai=exp(($_GET['nilai']-1)*log(2));
            $hasil_akhir = $nilai-$hasil_angka;
            exec('relay '.$hasil_akhir);
            $cmd = fopen("/opt/lampp/htdocs/relay/status.txt","w");
            fwrite($cmd,$hasil_akhir);
            fclose($cmd);
            echo 'Lampu '.$_GET['nilai'].' Mati';
            }
    }else if ($_GET['io']=='status'){
        $hasil_akhir = decbin($hasil_angka);
        echo $hasil_akhir;
    }
    ?></code>

    Program diatas akan melakukan proses terhadap keyword yang diperoleh dari SMS Gateway yang terdiri dari “on”, “off”, dan “status”. 
    Dengan perintah exec('relay 255'); diatas adalah untuk mengeksekusi program yang bernama relay dengan value nya yaitu 255 yang akan menyalakan semua lampu, sebaliknya untuk mematikan semua lampu yaitu dengan kode exec('relay 0'); kemudian exec('relay '.$hasil_akhir); adalah untuk menghidupkan dan memadamkan masing-masing lampu, selanjutnya parameter terakhir akan tersimpan dalam sebuah file yang bernama status.txt
    Kemudian kode berikut ini digunakan untuk keyword MANUAL dalam kannel.conf, yaitu:

    <?php
    $io = $_GET['io'];
    $xx = "relay $io";
    echo exec ($xx);

    Kode tersebut akan menjalankan program relay dengan value yang ditentukan oleh pengirim SMS apabila ingin menyalakan beberapa lampu sekaligus, sebagai contoh apabila ingin menyalakan lampu pada relay 2 dan relay 8 yaitu keywordnya dalam SMS adalah MANUAL<spasi>130 dimana 130 adalah 2+128 berdasarkan pada Tabel dibawah ini.

    Tabel Perintah:
    Tabel Perintah
    Tabel Perintah
    Kemudian kode untuk autostart.php yang berfungsi untuk mengembalikan keadaan lampu ke kondisi semula apabila komputer mati:

    <?php
    $cmd = fopen("/opt/lampp/htdocs/relay/status.txt","r");
    $hasil = fread($cmd,filesize("/opt/lampp/htdocs/relay/status.txt"));
    fclose($cmd);
    exec('relay '.$hasil);

    Program pengendali akan otomatis mengeksekusi program pengontrol dengan parameter yang didapatkan dari pembacaan dari file status.txt yang merupakan kondisi terakhir dari masing-masing lampu.

    Pengujian


    Pengujian yang digunakan untuk menguji sistem yang baru adalah metode pengujian black box. Pengujian black box berfokus pada persyaratan fungsional perangkat lunak.

    Untuk mengetahui apakah program serta rangkaian sudah berjalan dengan baik, maka perlu untuk dilakukan beberapa pengujian terhadap sistem. Dalam tahap pengujian ini akan dilakukan pengujian terhadap program pengendali untuk menyalakan dan memadamkan lampu melalui dua tahap, yang pertama adalah pengujian untuk menghidupkan dan memadamkan lampu secara manual dengan program pengendali dan yang kedua adalah pengujian untuk menghidupkan dan memadamkan lampu dengan menggunakan SMS secara jarak jauh.

    Pengujian Secara Manual


    Untuk pengujian secara manual dapat dilihat dalam tabel dibawah ini untuk lebih jelasnya. Pengujian dilakukan setelah semua rangkaian relay telah siap digunakan.

    Tabel Pengujian Manual:

    Perintah
    Keluaran
    Diharapkan
    Keterangan
    relay
    Error: Nomor yang anda masukkan salah. Program ini membutuhkan perintah berupa nomor antara 0 dan 255.
    Error: Nomor yang anda masukkan salah. Program ini membutuhkan perintah berupa nomor antara 0 dan 255.
    Lampu pada relay tidak hidup. Sesuai dengan yang diharapkan

    relay 255
    Tidak ada
    Tidak ada
    Semua lampu hidup dan tidak ada pesan error.
    relay 299
    Error: Salah perintah. Perintah yang tersedia harus diantara 0 dan 255
    Error: Salah perintah. Perintah yang tersedia harus diantara 0 dan 255
    Lampu pada relay tidak hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    relay abc
    Error: Parameter bukan sebuah nomor
    Error: Parameter bukan sebuah nomor
    Lampu pada relay tidak hudup. Sesuai dengan yang diharapkan
    relay 1
    Tidak ada
    Tidak ada
    Lampu 1 hidup dan yang lain mati. Sesuai dengan yang diharapkan
    relay 2
    Tidak ada
    Tidak ada
    Lampu 2 hidup dan yang lain mati. Sesuai dengan yang diharapkan
    relay 4
    Tidak ada
    Tidak ada
    Lampu 3 hidup dan yang lain mati.
    relay 8
    Tidak ada
    Tidak ada
    Lampu 4 hidup dan yang lain mati. Sesuai dengan yang diharapkan
    relay 16
    Tidak ada
    Tidak ada
    Lampu 5 hidup dan yang lain mati. Sesuai dengan yang diharapkan
    relay 32
    Tidak ada
    Tidak ada
    Lampu 6 hidup dan yang lain mati. Sesuai dengan yang diharapkan
    relay 64
    Tidak ada
    Tidak ada
    Lampu 7 hidup dan yang lain mati. Sesuai dengan yang diharapkan
    relay 128
    Tidak ada
    Tidak ada
    Lampu 8 hidup dan yang lain mati. Sesuai dengan yang diharapkan
    relay 11
    Tidak ada
    Tidak ada
    Lampu 1, 2, dan 4  hidup dan yang lain mati. Sesuai dengan yang diharapkan

    Pengujian Menggunakan SMS


    Dalam pengujian menggunakan SMS, pengujian dilakukan setelah kannel berjalan dan siap untuk digunakan. Serta tentunya handphone atau modem juga sudah terpasang.

    Tabel Pengujian Menggunakan SMS:


    Keyword
    Jawaban
    Diharapkan
    Keterangan
    TEST
    Salah Nulis Perintah Bro... Caranya, ketik INFO kirim ke nomer ini
    Salah Nulis Perintah Bro... Caranya, ketik INFO kirim ke nomer ini
    Lampu pada relay tidak hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    INFO
    Perintah yang tersedia
    RELAY | INFO | HELP
    Perintah yang tersedia
    RELAY | INFO | HELP
    Lampu pada relay tidak hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    HELP
    Ketik ON/OFF<spasi>1-8
    Ketik ON/OFF<spasi>1-8
    Lampu pada relay tidak hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    ON ALL
    Semua Lampu Menyala
    Semua Lampu Menyala
    Semua lampu hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    ON 1
    Lampu 1 Menyala
    Lampu 1 Menyala
    Lampu 1 hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    ON 2
    Lampu 2 Menyala
    Lampu 1 Menyala
    Lampu 2 hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    ON 3
    Lampu 3 Menyala
    Lampu 1 Menyala
    Lampu 3 hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    ON 4
    Lampu 4 Menyala
    Lampu 1 Menyala
    Lampu 4 hidup.
    ON 5
    Lampu 5 Menyala
    Lampu 1 Menyala
    Lampu 5 hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    OFF 6
    Lampu 6 Menyala
    Lampu 1 Menyala
    Lampu 6 hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    OFF 7
    Lampu 7 Menyala
    Lampu 1 Menyala
    Lampu 7 hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    OFF 8
    Lampu 8 Menyala
    Lampu 1 Menyala
    Lampu 8 hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    MANUAL 32


    Lampu 6 hidup. Sesuai dengan yang diharapkan
    MaNuaL 11


    Lampu 1, 2, dan 4 hidup, ini artinya keyword tidak case sensitive, huruf besar kecil tidak menjadi   masalah. Sesuai dengan yang diharapkan
    Secara fungsional sistem sudah dapat menghasilkan output yang diharapkan dan hampir semua sudah berjalan seperti yang diharapkan.


    Emoticon Emoticon