Wednesday, May 11, 2016

Bagaimana Cara Membuat Baterai Smartphone Anda Bertahan Lebih Lama


Saat ini memang smartphone kita terasa lebih pintar dari diri kita sendiri dan juga lebih multi-fungsional dari yang ada sebelumnya. Smartphone telah mengantarkan kita untuk menjelajah web, memeriksa email, bermain game, menemukan jalan di sekitar dan untuk mendownload jutaan aplikasi.

Andai saja kita bisa berhasil membawa smartphone kita sampai ke jam makan malam tanpa kehabisan baterai. Yah, biasanya memang untuk smartphone yang saat ini semakin "pintar" tentu juga membutuhkan daya yang lebih besar pula, sehingga ibaratnya kita tidak pernah dapat membawa dan bermain bersama smartphone kita pada saat kita makan malam tanpa harus melakukan cas hape terlebih dahulu.

Jangan takut, meskipun jika Anda adalah salah satu dari jutaan konsumen yang mempunyai daya baterai yang terbilang cukup besar, namun terasa cepat habis, tenang saja bantuan sudah akan segera datang setelah Anda membaca tips-tips berikut ini yang akan kami uraikan.

Berikut kami uraikan tips dan trik untuk membantu meningkatkan umur panjang baterai ponsel atau smartphone Anda. Dan kami juga telah memilih beberapa aksesoris yang mungkin akan berguna.

Membuat Baterai Smartphone Bertahan Lebih Lama


Sebagian besar dari kita terkadang atau bahkan selalu meninggalkan ponsel kita untuk mengisi daya dari malam sampai pagi, tapi ternyata itu benar-benar akan merugikan baterai ponsel kita.  Itu karena jika Anda meninggalkan ponsel Anda masih terpasang kabel cas setelah mencapai nya 100 persen, baterai justru akan mulai berkurang daur hidupnya.  Anda tidak akan melihat adanya perbedaan dalam jangka yang pendek. Namun setelah bertahun-tahun atau bahkan hanya beberapa bulan saja, Anda baru akan menyadari ternyata masa hidup baterai Anda semakin singkat saja.  Jadi berapa banyak Anda harus isi baterai ponsel Anda? Para ahli merekomendasikan berkisar antara 40 sampai 80 persen saja dan jangan membiarkanya penuh 100 persen, jika Anda ingin baterai ponsel Anda tetap dalam kondisi baik selama masa hidup smartphone Anda.  Sedikit dan sering, itu yang harus Anda lakukan! Mungkin Anda bisa mematikan ponsel Anda di malam hari atau cukup membuatnya dalam mode penerbangan atau "flight mode" dan kemudian mengecasnya secara cepat sebelum Anda berangkat ke kantor untuk bekerja.  Atau lakukan pengecasan sebelum pagi datang, daripada nanti baterai mengalami "critically low" saat Anda berada diperjalanan, dan Anda dapat kembali mengecasnya saat telah tiba di kantor atau tempat kerja yang lain. Tapi ingan rumusnya, Sedikit dan sering!  Karena itu, para ahli merekomendasikan pengisian baterai dari nol sampai 100 persen hanyalah sebulan sekali. Hal tersebut akan melakukan reset pada ponsel atau smartphone Anda, dan juga akan membantu membuatnya berjalan lebih cepat atau istilahnya tidak lemot.

Jangan Charge Baterai Anda Terus-terusan Sepanjang Malam


Sebagian besar dari kita terkadang atau bahkan selalu meninggalkan ponsel kita untuk mengisi daya dari malam sampai pagi, tapi ternyata itu benar-benar akan merugikan baterai ponsel kita.

Itu karena jika Anda meninggalkan ponsel Anda masih terpasang kabel cas setelah mencapai nya 100 persen, baterai justru akan mulai berkurang daur hidupnya.

Anda tidak akan melihat adanya perbedaan dalam jangka yang pendek. Namun setelah bertahun-tahun atau bahkan hanya beberapa bulan saja, Anda baru akan menyadari ternyata masa hidup baterai Anda semakin singkat saja.

Jadi berapa banyak Anda harus isi baterai ponsel Anda? Para ahli merekomendasikan berkisar antara 40 sampai 80 persen saja dan jangan membiarkanya penuh 100 persen, jika Anda ingin baterai ponsel Anda tetap dalam kondisi baik selama masa hidup smartphone Anda.

Sedikit dan sering, itu yang harus Anda lakukan! Mungkin Anda bisa mematikan ponsel Anda di malam hari atau cukup membuatnya dalam mode penerbangan atau "flight mode" dan kemudian mengecasnya secara cepat sebelum Anda berangkat ke kantor untuk bekerja.

Atau lakukan pengecasan sebelum pagi datang, daripada nanti baterai mengalami "critically low" saat Anda berada diperjalanan, dan Anda dapat kembali mengecasnya saat telah tiba di kantor atau tempat kerja yang lain. Tapi ingan rumusnya, Sedikit dan sering!

Karena itu, para ahli merekomendasikan pengisian baterai dari nol sampai 100 persen hanyalah sebulan sekali. Hal tersebut akan melakukan reset pada ponsel atau smartphone Anda, dan juga akan membantu membuatnya berjalan lebih cepat atau istilahnya tidak lemot.

Membeli Charger Portabel


Yap... charger portabel atau kita lebih kenal dengan Power Bank, Jika Anda akan melakukan rumus pengisian baterai ponsel Anda secara sedikit dan sering, cobalah untuk membeli power bank, saya kira untuk sekarang harganya sudah sangat bervariasi, dari yang murah sampai yang sedikit mahal, tentunya juga ada harga ada kualitas.

charger portabel atau kita lebih kenal dengan Power Bank, Jika Anda akan melakukan rumus pengisian baterai ponsel Anda secara sedikit dan sering, cobalah untuk membeli power bank, saya kira untuk sekarang harganya sudah sangat bervariasi, dari yang murah sampai yang sedikit mahal, tentunya juga ada harga ada kualitas.     Jadi silahkan Anda mencoba untuk membeli sebuah power bank jika sebelumnya Anda belum pernah memilikinya, atau buat Anda yang telah memilikinya dan belum melakukan atau mempraktekkan hal yang kami jelaskan diatas, silahkan Anda mulai untuk mencobanya.  Tapi ingat rumusnya, sedikit dan sering, jangan membiarkannya sampai 100 persen terisi, cabut power bank Anda dari ponsel Anda setelah terisi sekitar 60- 80 persen saja, tergantung kebutuhan Anda. dan perlu diingat juga bahwa, Anda jangan memainkan ponsel Anda saat sedang mengecasnya baik itu pada terminal listrik ataupun pada power bank. ingat rumusnya? yah sedikit dan sering

Jadi silahkan Anda mencoba untuk membeli sebuah power bank jika sebelumnya Anda belum pernah memilikinya, atau buat Anda yang telah memilikinya dan belum melakukan atau mempraktekkan hal yang kami jelaskan diatas, silahkan Anda mulai untuk mencobanya.

Tapi ingat rumusnya, sedikit dan sering, jangan membiarkannya sampai 100 persen terisi, cabut power bank Anda dari ponsel Anda setelah terisi sekitar 60- 80 persen saja, tergantung kebutuhan Anda. dan perlu diingat juga bahwa, Anda jangan memainkan ponsel Anda saat sedang mengecasnya baik itu pada terminal listrik ataupun pada power bank. ingat rumusnya? yah sedikit dan sering hehehe...

Matikan Bluetooth dan Wifi


Jika Anda tidak menghubungkan ke perangkat Bluetooth seperti pada Smartwatch atau sepasang headphone bluetooth, matikan koneksi Bluetooth pada ponsel Anda.

Ini akan membuat perbedaan yang cukup besar terhadap berapa lama umur baterai Anda. Demikian juga untuk Wifi, kecuali jika Anda perlu untuk menyambung ke hotspot Wi-Fi, nonaktifkan Wi-Fi ponsel Anda jika tidak diperlukan.

Teknologi nirkabel ini adalah penguras nyata pada daya tahan baterai sebuah smartphone, sehingga mematikannya saat tidak benar-benar dibutujkan adalah hal terbaik dan akan menambah masa pemakaian pada smartphone Anda.

Jika Anda tidak menghubungkan ke perangkat Bluetooth seperti pada Smartwatch atau sepasang headphone bluetooth, matikan koneksi Bluetooth pada ponsel Anda.  Ini akan membuat perbedaan yang cukup besar terhadap berapa lama umur baterai Anda. Demikian juga untuk Wifi, kecuali jika Anda perlu untuk menyambung ke hotspot Wi-Fi, nonaktifkan Wi-Fi ponsel Anda jika tidak diperlukan.  Teknologi nirkabel ini adalah penguras nyata pada daya tahan baterai sebuah smartphone, sehingga mematikannya saat tidak benar-benar dibutujkan adalah hal terbaik dan akan menambah masa pemakaian pada smartphone Anda.

Gunakan Jaringan 2G


Ya, mungkin akan tampak seperti langkah mundur menuju ke masa lampau seperti saat menggunakan koneksi internet dial-up, namun dengan mematikan koneksi 3G atau 4G adalah akan benar-benar dapat meningkatkan masa pakai baterai pada ponsel Anda.

Dan jangan khawatir, ponsel Anda tidak akan menjadi useless - kebanyakan ponsel memiliki minimal dua antena yang bekerja sepanjang waktu, sehingga Anda masih akan dapat melakukan panggilan dan mengirim teks sms. lakukan hal ini saat Anda tidak benar-benar membutuhkan akses internet yang cepat, seperti saat Anda dalam perjalanan ataupun hal lain sesuai gaya hidup Anda.

Dan memang cukup jelas kelemahan nya adalah bahwa saat kita melakukan penelusuran di web akan terasa seperti sedang mengaduk bubur sampai matang, terasa lama dan panas di hati hehehe alias jengkel.

Namun, itu akan dapat melipatgandakan masa hidup dan masa pakai baterai ponsel Anda, sehingga layak dan dapat menjadi pertimbangan.

Pakailah Mode Hemat Baterai


Banyak ponsel modern saat ini yang hadir dengan mode hemat baterai atau mode daya rendah. Mungkin dengan hanya meredupkan layar Anda, atau memasukkannya ke dalam mode hitam atau putih yang tentunya akan sangat membatasi apa yang dapat Anda lakukan dengan ponsel Anda.

Namun dalam beberapa kasus hal tersebut akan melipatgandakan masa hidup baterai ponsel Anda sampai Anda menemukan saat baterai ponsel hampir habis dan Anda berada di area atau berada ditempat dekat charger, mode hemat baterai akan menjadi penyelamat bagi ponsel Anda.

Matikan GPS


GPS adalah sebuah perangkat keras yang kebanyakan digumakan oleh aplikasi peta untuk menemukan lokasi Anda. Sayangnya, GPS adalah juga merupakan salah satu ranjau untuk baterai smartphone Anda. GPS cukup lumayan banyak memakan daya baterai pada suatu ponsel. Jadi nonaktifkan penggunaan GPS selama Anda tidak menggunakan Aplikasi berbasis lokasi untuk menunjukkan keakuratan suatu lokasi.

Kecuali Anda menggunakan Google Maps, Citymapper, Foursquare, atau aplikasi berbasis lokasi lain, matikan GPS Anda! Anda tidak akan melihat perbedaan apapun pada kemampuan ponsel Anda, dan sebaliknya hal tersebut akan  meningkatkan daya tahan baterai Smartphone Anda. Jadi cobalah Anda mulai mematikan fitur GPS Anda saat Anda tidak sedang menggunakannya.

Mengubah pengaturan layar Anda


Sebagian besar baterai ponsel Anda diambil untuk memberdayakan layar pada ponsel Anda. Dan bahkan jika Anda memiliki sebuah ponsel dengan layar yang lebih besar, lebih terang dan lebih tajam dari ponsel Anda sebelumnya, tentu akan lebih banyak menguras listrik di baterai smartphone Anda.

Turunkan kecerahan layar Anda didalam pengaturan layar, dan membuatnya dimatikan otomatis setelah 30 detik. Pastikan Anda juga tidak menggunakan animasi screensaver atau live wallpaper pada Android, karena hal ini akan menyedot dan menguras daya tahan baterai Anda.

Cobalah gunakan wallpaper yang bernuansa gelap, hal tersebut akan membuat perbedaan yang cukup terasa terhadap daya tahan baterai smartphone Anda, karena akan menggunakan lebih sedikit daya dibandingkan dengan wallpaper yang cukup cerah.

Matikan Vibrate atau Getar


Mungkin agak sedikit menjengkelkan, namun fungsi getar pada ponsel Anda benar-benar akan menggunakan daya baterai yang lebih dari nada dering standar, sehingga mematikannya akan mengurangi penggunaan daya listrik pada baterai smartphone Anda.

Jaga nada dering Anda pada tingkat volume yang rendah untuk menghemat baterai, dan matikan juga nada layar yang memberitahu Anda ketika Anda menekan layar.

Meletakkan dalam modus senyap akan menggunakan daya baterai yang sedikit berkurang. Namun ini bukanlah cara yang cukup ideal, karena Anda tidak akan tahu jika seseorang memanggil atau SMS Anda, lakukanlah jika memang daya tahan baterai Anda sudah berada pada tingkat ekstrim. Tindakan ini hanyalah untuk tindakan putus asa hehehe...

Matikan / Kill Aplikasi yang Berjalan di Latar Belakang


Anda akan terkejut betapa banyak sebenarnya aplikasi yang tetap bekerja pada latar belakang, bahkan setelah Anda menutup aplikasi tersebut. Tanpa Anda tahu, mereka masih berjalan dan tetap bekerja pada latar belakang.

Mereka melakukan tugas yang lugu contohnya seperti mencari lokasi Anda, sehingga aplikasi peta atau Map pada ponsel Anda akan bekerja lebih cepat ketika dibuka. Atau mereka bisa saja mengumpulkan data Anda untuk dijual ke pihak ketiga.

Mereka sedang menguras dan menyedot daya baterai ponsel Anda. Bunuh mereka dan posel Anda akan bertahan lebih lama. atau kalau diperlukan kurangi aplikasi yang bekerja pada latar belakang dengan menghapusnya selamanya, pilih aplikasi yang Anda rasa tidak begitu diperlukan, seperti game dan lain-lain.

Jangan Gunakan Voice Control!


Asisten pribadi berbasis suara seperti Siri (di iPhone), Google Now (pada ponsel Android) dan Cortana (pada ponsel Windows) akan menguras secara besar-besaran pada baterai ponsel Anda. Maka Hindarilah! Jika Anda benar-benar harus mengetahui jawaban atas segala sesuatu, cukup Google saja!

Hindari Berada Dibawah Sinar Matahari yang Cerah


Ponsel yang menggunakan jenis baterai lithium-ion, akan bekerja dengan baik hanya di bawah suhu kamar.    Tidak hanya sinar matahari cerah tersebut yang akan membuat ponsel Anda menjadi hangat atau panas dan membuat baterai menjadi kurang efisien, hal tersebut juga akan membuat layar untuk meningkatkan kecerahannya agar membuatnya lebih mudah untuk dilihat pada cahaya yang terang. Kesimpulanya adalah, keduanya menguras daya baterai! Bantulah diri Anda sendiri untuk tidak kepanasan dibawah sinar matahari langsung dan carilah keteduhan, hal tersebut juga akan menyelamtkan baterai ponsel Anda.

Ponsel yang menggunakan jenis baterai lithium-ion, akan bekerja dengan baik hanya di bawah suhu kamar. Tidak hanya sinar matahari cerah tersebut yang akan membuat ponsel Anda menjadi hangat atau panas dan membuat baterai menjadi kurang efisien, hal tersebut juga akan membuat layar untuk meningkatkan kecerahannya agar membuatnya lebih mudah untuk dilihat pada cahaya yang terang.

Kesimpulanya adalah, keduanya menguras daya baterai! Bantulah diri Anda sendiri untuk tidak kepanasan dibawah sinar matahari langsung dan carilah keteduhan, hal tersebut juga akan menyelamtkan baterai ponsel Anda.

Cobalah Sebuah Aplikasi


Ada berbagai pilihan aplikasi yang tersedia untuk membantu baterai Anda lebih tahan lama, beberapa ada yang lebih baik daripada yang lain.

Misalnya saja, Battery Doctor pada Android dan Battery Magic pada iPhone, keduanya adalah aplikasi gratis dan memiliki banyak review.

Aplikasi tersebut akan membantu Anda menentukan dan mengetahui aplikasi mana yang ternyata terbukti menjadi seekor lintah terhadap daya tahan baterai Anda, sehingga Anda dapat menutup mereka atau bahkan mencopot pemasangannya jika diperlukan.

Matikan Smartphone Anda Apabila Memungkinkan


Matikan ponsel Anda ketika Anda pergi untuk tidur, kecuali jika Anda menggunakan ponsel Anda sebagai alarm.

Matikan juga ketika Anda berada "di bawah tanah" atau berada pada tempat yang minim sinyal, karena keadaan minim sinyal akan membuat smartphone Anda seperti terus akan mencoba untuk menemukan sinyal dan hal tersebut akan makan banyak daya baterai Smartphone Anda.

Cobalah dengan Baterai Baru


Jika ponsel Anda terasa mulai panas jika disentuh, baterai smartphone Anda mungkin berada masa untuk segera diganti. Menukar dengan yang baru dapat menambahkan umur smartphone Anda menjadi tambah panjang, dan membuat ponsel Anda bertahan lebih lama dalam pengisian daya berikutnya.

Namun, Anda hanya dapat mengganti baterai pada ponsel dengan tipe ponsel yang menggunakan removable baterai, karena tren yang terjadi saat ini telah banyak smartphone yang hadir dengan tipe Non-removeble Battrery sehingga Anda cukup beruntung jika memiliki iPhone atau Samsung Galaxy S6.


Emoticon Emoticon